OKUTIMUR – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lanosin–Yudha (Enos-Yudha) nomor urut 1, Ir. H Lanosin ST dan dan HM Adi Nugraha Purna Yudha SH kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan petani Ikan di Kabupaten OKU Timur.
Hal tersebut dibuktikan dengan diterimanya penghargaan di bidang perikanan dan kelautan Lanosin dan Yudha di Ballroom Hotel Novotel Palembang. Rabu, 26 Juni 2024 lalu.
Penghargaan tersebut berupa sebagai daerah Produksi Ikan Patin Tertinggi Nasional dan diberikan langsung oleh Pj. Gubernur Sumatra Selatan Elen Setiadi dalam Rapat Koordinasi/Forum Pembangunan Kelautan dan Perikanan dengan Instansi Pemangku Kebijakan Perencanaan dan Pembangunan serta Instansi Teknis Kelautan-Perikanan Se-Sumatera Selatan Tahun 2025.
“Wilayah OKU TImur di kelilingi lahan pertanian dan tambak ikan milik masyarakat yang bergantung hidup dari penghasilan bertani. Jadi, menurutnya petani merupakan pilar penting dalam perekonomian daerah yang harus didukung penuh oleh Pemerintah daerah,” kata Paslon Cawabup nomor urut 1, Yudha kepada OKUTIMUR.CO, Minggu (13/10/2024).
Disamping itu, Yudha juga menyebutkan jika dirinya bersama Bapak Enos kembali diamanahkan oleh masyarakat OKU Timur menjadi Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada 27 November 2024 mendatang, maka dia akan meneruskan program yang sudah ada untuk terus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani ikan.
“Kabupaten OKU Timur menjadi daerah penyumbang produksi Ikan patin terbesar di Sumatera Selatan dengan jumlah sebanyak 43.013,90 ton per tahun, Karena itu, kita ingin petani ikan di Kabupaten OKU Timur tidak hanya menjual hasil ikan, tetapi mampu mengolahnya menjadi produk bernilai tinggi,” Sebutnya.
Kemudian berdasarkan data, OKU Timur pada tahun 2023 menyumbang 70 persen produksi ikan patin di Sumatera Selatan. Kabupaten OKU Timur, Banyuasin, dan Musi Banyuasian peraih peringkat 1, 2 dan 3 secara produksi Ikan Patin nasional.
“Pencapaian ini terlihat dari hasil Produksi ikan yang ada Kabupaten OKU Timur pada Tahun 2023 yang mengalami peningkatan sangat pesat dengan ragam ikannya, Dengan demikian, pendapatan mereka akan meningkat, dan ekonomi lokal akan semakin kuat,” harapnya.
Selain itu, Enos-Yudha juga terus memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan di daerah untuk memudahkan akses distribusi hasil pertanian ke pasar.
Ia menambahkan bahwa kerjasama dengan pihak swasta untuk memberikan akses modal dan pasar yang lebih luas bagi para petani Padi dan Ikan.
Diketahui kabupaten OKU Timur mendapatkan penghargaan yang merupakan pencapaian berkat kerja keras para Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) dalam membudidayakan ikan patin di kolam dengan hasil yang sangat memuaskan.
Jumlah Pokdakan di OKU Timur berjumlah sebanyak 266 orang yang tersebar di 20 kecamatan, Selain Pokdakan, budidaya ikan ini juga dibantu dengan Kelompok Pengelola dan Pemasaran (Poklasar) sebanyak 10 kelompok serta dua koperasi perikanan produk pakan di OKU Timur.
Bahkan, pada 2024 OKU Timur telah melakukan survei untuk kampung perikanan budidaya modern yang menyasar seluruh kelompok pembudidaya di wilayahnya.
Dengan dibantu penyaluran bantuan alat-alat produksi Poklahsar di Rumah Produksi Kabupaten OKU Timur mampu memproduksi usaha budidaya ikan patin mengunakan pakan mandiri, Produksi ikan Patin terus meningkat setiap tahun sebagai bentuk hilirisasi yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Selanjutnya, Dari data Dinas Perikanan dan Perternakan produktivitas budidaya ikan air tawar di OKU Timur menunjukkan hasil memuaskan, mulai dari Ikan Patin dengan produksi 43.013,90 ton per tahun, Ikan Nila 3.681,97 ton, IKan Mas 810,65, Ikan Bawal 1.058,80 ton, Ikan Lele 6.822,36 ton/tahun serta ikan Gurame berjumlah 691.15 ton dengan jumlah total keseluruhan dari pembudidayaan dan penangkaran mencapai 56.078.827 ton.
Dengan Program Mewujudkan Ekonomi Biru Melalui Perikanan Budidaya Berkelanjutan dan Berkeadilan tersebut, Calon Bupati Enos-Yudha berharap Kabupaten Sebiduk Sehaluan bisa menjadi salah satu produsen ikan Patin dan produk turunannya yang unggul di tingkat nasional. (R10)